Project

Kamis, 12 Maret 2009

Tower Sharing Telekomunikasi

Dear All,.


Saya sangat berminat kepada para corespondence yang ingin menambah wawasan tentang study analisa tower telekomunikasi dan transsmissi ataupun untuk reanalysis perkuatan tower. Dan saya berharap dalam forum ini bisa mendapatkan banyak corespondence yang mau berbagi atau sharing tentang dunia civil engineer khususnya bidang sower structures.

Hal yang paling hot dibicarakan di dunia telekomunikasi saat ini adalah semakin menjamurnya tower tower baru yang sangat merusak pemandangan terutama di wilayah perkotaan. Oleh karena itu sangat perlu dibuatkan solusi untuk mengatasi masalah "jamur-jamur tersebut". Sekarang pemerintah telah mulai bertindak protective terhadap wilayahnya dari pembangunan menara BTS tersebut. Berbagai inisiatif telah dikemukakan baik dari kalangan akademis muapun dari para instansi yang bergerak dalam dunia ini misalnya para perencana atau designer struktur tower. Perlunya tower tower sharing untuk multi-operator sekarang sudah mulai dikembangkan. Terutama sistem colocation yaitu penggunaan tower existing suatu operator untuk bisa digunakan oleh beberapa operator lain. Dan hal ini telah mulai dikembangkan oleh para provider dan vendor telekomunikasi.

Perencanaan steel antenna tower sangat penting dan banyak dijumpai pada saat ini. Hal ini akibat semakin berkembang pesatnya teknologi komunikasi, sebagai contoh karena semakin banyaknya pengguna layanan komunikasi mobile phone dengan teknologi CDMA maupun GSM. Oleh karena itu pihak pengembang teknologi tersebut banyak membangun maupun merencanakan ulang tower untuk memperluas jaringan atau sinyal komunikasi. Perencanaan ulang tower yang sudah ada dilakukan untuk meningkatkan kapasitas beban antena, sehingga jaringan sinyal dapat menjangkau area yang lebih luas.

Pada perencanaan tower, beban lateral yang berpengaruh secara dominan adalah beban angin, karena pengaruh perbandingan antara ketinggian dan lebar struktur yang sangat besar (langsing). Tujuannya adalah melakukan analisa ulang kekuatan pada steel antenna tower akibat adanya penambahan beban antena. Beban angin diperhitungkan berdasarkan peraturan EIA Standard Structural Standards for Steel Antenna Tower and Antenna Supporting Structure [TIA/EIA-222-F/G, 1996], perencanaan perkuatan tower di Indonesia lazimnya dilakukan dengan bantuan software Ms.Tower versi 6 dimana program ini sudah diakui oleh para praktisi dibidang ini.

5 comments:

Comment here